| Puisi Lampung Tikham Ku Jama Pekon Posted: 06 Apr 2014 03:26 AM PDT Sekila puisi bahasa lampung, dalang wanataka sedikit bercurhat tentang kampung halaman. dimana dalang wanataka dilahirkan. Bahasa lampung saya masih morak-marik salias mocar-macir. Inilah puisi yang saya bisa. Bahasa lampung. Tikham Ku Jama PekonDesir angin debingi Dengi ko melodi sai hening Nyak khasa mawek sabar Nunggu teliyu rembulan Halok inji bahnipi haga nekop nyak khasa mawek sabar lagi tekhus nunggu waktu teliyu mundokh Pikiran pekon Tikham pekon Jama keti unyin Pekon ku puakhi ku Ngulik bawak hatiku sinji nyak ku haga cawa makwek dapok liyu puisi sinji Nyak ku dapok cawa Tikam... liyu angin ji sampaiko salam ku sekhibu bintang di atas atok nyak haga mulang mak dapok Curhat ku tikham pekon By: Dalang Wanataka 4:2014 ------------------------------------ Artinya dalam bahasa indonesia: Kangen Ku Dengan Kampungdesiran angin malam dengarkan melodi yang hening aku rasa tidak sabar nunggu lewat rembulan mungkin ini mimpi mau nangkap aku rasa tidak sadar lagi waktu lewat mundur pikiran kampung kangen kampung orang kamu semua kampung ku soaudara ku Ngelupas kulit hatiku ini aku mau bicara tidak bisa lewat puisi ini aku bisa bicara kangen... lewat angin ini sampai salam ku seribu bintang di atas atap aku mau pulang tidak bisa curhat ku kangen kampung Selebihnya ya seperti diatas terjemaahan dalam bahasa indonesia, semoga terhibur. (baca: Puisi Tanoh Lampung Ku Say Betik) |
| Puisi Teringat Foto Mungil Posted: 06 Apr 2014 02:12 AM PDT Melihat poto sobat sendiri waktu masa kecil pasti ketawa. Dengan tingkah kita saat-saat bahagia. Masa kecil tanpa beban penuh senyuman. Berikut ini puisi teringat foto mungil. Teringat Foto MungilTerseyum sambil ketawa Kecil mungil kini beranjak dewasa Setengah tua Foto hitam kusam Tak terlihat gambar lucu imut mungil ketawa bahagia ketawa lepas tanpa beban By : Dalang Wanataka 4:2014 |
| MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK PUISI Posted: 06 Apr 2014 01:28 AM PDT Puisi merupakan karya sastra didalamnya. Ciri-ciri khas puisi memiliki rima dan gaya bahasa, lain dari yang lain. Adapun bahasa yang didigunakan terikat oleh rima, Irma dan larik. Oleh karena itu, puisi memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik puisi meliputi tema, nada, rasa dan amanat. Bagaimana cara memahami unsur intrinsik dalam puisi? Berikut penjelasannya!
Kebahagiaan dan kasih sayang Hanya untukmu Begitu banyak kisah yang Kau alami suka maupun prahara
Aku ambil seribu bintang Ku berikan padamu tidak cukup Untuk membalasmu Doa dan ku berdoa Hanya untukmu Ibu --------- Kami akan memberikan contoh secara pilihan seperti soal. Tema dalam Puisi Tema dalah gagasan pokok pikiran (ide, gagasan, pokok pikiran) Apa tema puisi diatas? a. Social b. Pendidikan c. Budaya d. Perjuangan Jawaban : d Tema puisi diatas menceritakan perjuangan atau religi seseorang
Rasa dalam Puisi Rasa dalam puisi tersebut ungkapan atau ekspresi penyair. Rasa apa yang disampaikan puisi di atas…. a. Kecewa b. Senang c. Sedih d. Bahagia Jawaban : c Rasa dalam puisi tersebuat disampaikan oleh penyairnya dengan rasa sedih. Amanat dalam Puisi Pesan dalam puisi disebut amanat. Pesan merupakan anjuran atau nasihat penyair kepada pembaca puisi. Anjuran atau nasihat tersebut berupa perbuatan-perbuatan baik atau berhubungan dengan nilai moral. Pesan atau amanat penyair disampaikan lewat kata demi kata dalam puisi. Contoh soal: Amanat yang disampaikan puisi di atas adalah…. a. Perjuangan seorang ibu b. Perjuangan seorang anak c. Do'a seorang anak d. Kasih sayang seorang anak kepada ibu Jawaban: c Amanat puisi berhubungan dengan dengan nilai moral. Nilai moral merupakan nilai kehidupan yang berhubungan dengan anjuran untuk melakukan perbuatan baik atau larangan untuk melakukan perbuatan yang tidak baik. Amanat yang terdapat dalam puisi tersebut yaitu ajakan agar kita menyayangi seorang ibu yang telah memperjuangkan kita. Jadi pilihan jawaban yang sesuai yaitu pilihan jawaban d.
 |
Title : Karya Indonesia
Description : Karya Indonesia Puisi Lampung Tikham Ku Jama Pekon Puisi Teringat Foto Mungil MEMAHAMI UNSUR INTRI...